Kebiasaan Buruk Ibu Hamil Yang Dapat Pengaruhi Otak Janin

Bukan hanya mengganggu kesehatan ibu saat hamil, beberapa kebiasaan buruk wanita dinilai dapat memengaruhi otak bayi. Inilah Kebiasaan Buruk Ibu Hamil Yang Dapat Pengaruhi Otak Janin.

Kebiasaan Buruk Ibu Hamil Yang Dapat Pengaruhi Otak Janin

Kebiasaan Buruk Ibu Hamil Yang Dapat Pengaruhi Otak Janin | Di zaman sekarang, perubahan gaya hidup dan kebiasaan yang tidak sehat adalah penyebab dari setiap kemungkinan penyakit. Lebih buruk lagi, kebiasaan tersebut bisa mempengaruhi bayi yang ada di dalam kandungan.

Ya, beberapa wanita masih melakukan hal-hal buruk tanpa menyadari hal tersebut berdampak pada perkembangan otak janin mereka. Berikut ini adalah sejumlah kebiasaan buruk yang sering dilakukan para ibu hamil yang mempengaruhi tahap awal perkembangan otak bayi di dalam kandungan, dilansir Boldsky :

  • Kurang minum air putih

Kadang ibu merasa malas minum air putih karena saat hamil badan akan menjadi lebih sering buang air kecil. Ini adalah kebiasaan buruk yang perlu dihindari. Minum air putih penting untuk menjaga tubuh dari dehidrasi dan dapat melancarkan aliran oksigen di dalam darah.

  • Pola makan tidak teratur

Ibu hamil perlu memerhatikan pola makannya yang baik. Sebaiknya ibu hamil makan tepat waktu agar asupan nutrisi bagi ibu dan janin berjalan lancar. Asupan nutrisi yang kurang baik dapat mengganggu perkembangan otak anak. Saat anak lahir, ada risiko ia akan mengalami kesulitan belahar dan terlambat berbicara.

  • Makan makanan tidak sehat

Saat hamil, kurangi konsumsi makanan tidak sehat yang mengandung banyak pewarna berbahaya, pengawet, makanan cepat saji, dan bahan-bahan tidak sehat lainnya. Selain itu ibu hamil juga disarankan untuk menghindari makan makanan yang belum matang sempurna.

Baca Juga : Obat Penguat Kandungan

  • Kurang asam folat

Kurang asam folat dapat menyebabkan risiko gangguan pada saraf dan sumsum tulang belakang anak. Karena itu asam folat merupakan salah satu kandungan gizi yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil. Asam folat banyak ditemui di sayuran hijau, bayam, brokoli, alpukat, pepaya dan jeruk. Dalam satu hari ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan asam folat sebanyak 0,4 mg per hari.

  • Minum obat sembarangan

Kadang untuk mengatasi beberapa keluhan saat hamil, ibu hamil memilih untuk minum obat-obatan yang dijual bebas di pasaran. Sebaiknya perhatikan lagi kandungan obat yang akan diminum karena tidak semua obat bebas aman bagi janin. Jika ibu hamil mengalami keluhan tertentu, sebaiknya konsultasikan pada dokter agar segera mendapat penanganan.

  • Alkohol dan rokok

Kandungan berbahaya dalam alkohol dan rokok dapat memicu berbagai risiko bagi perkembangan otak janin. Anak yang dilahirkan dari perokok hamil memiliki risiko masalah gangguan belajar, gangguan perilaku dan IQ yang cenderung rendah. Sedangkan alkohol dapat mengganggu saraf otak bayi yang akan mengganggu pola pikir bayi dan kemampuan konsentrasi bayi.

  • Gampang emosi

Emosi negatif dapat mempengaruhi otak bayi Anda. Hal ini terutama karena aliran darah yang berubah ketika Anda memiliki emosi negatif. Ketahuilah,  otak bayi berkembang sejak dalam kandungan sehingga emosi negatif dapat mengacaukan segalanya.

Baca Juga : Polusi Udara Picu Menstruasi Tidak Teratur