Minum Kopi Berlebihan Saat Hamil Tingkatkan Risiko Anak Kena Obesitas

Kopi memang menjadi minuman yang memiliki aroma dan rasa khas. Tidak jarang menjadi salah satu minuman wajib untuk beberapa orang. Namun, untuk wanita yang sedang mengandung usahakan agar membatasi dan mengurangi asupan kopi. Karena ternyata Minum Kopi Berlebihan Saat Hamil Tingkatkan Risiko Anak Kena Obesitas.

Minum Kopi Berlebihan Saat Hamil Tingkatkan Risiko Anak Kena Obesitas

Minum Kopi Berlebihan Saat Hamil Tingkatkan Risiko Anak Kena Obesitas | Saat hamil, calon ibu cenderung akan memiliki banyak pantangan, salah satunya kafein. Menurut sebuah penelitian baru, ibu hamil yang gemar mengonsumsi kopi akan membuat sang buah hati mengalami obesitas kelak dalam masa pertumbuhannya. Hal ini karena kafein yang terkandung dalam kopi tersebut.

Penelitian yang dipublikasikan belum lama ini lewat jurnal BMJ Open menemukan fakta menarik. Asupan kafein yang berlebihan selama kehamilan berkaitan dengan pertumbuhan yang berlebihan selama tahun pertama kehidupan bayi. Selain itu juga menunjukkan bahwa konsumsi kafein pada ibu hamil menyebabkan peningkatan risiko anak menjadi kelebihan berat badan. Hal ini terjadi beberapa tahun kemudian, khususnya saat menginjak usia 8 tahun.

Studi tersebut mengamati lebih dari 50.000 wanita dari seluruh Norwegia yang direkrut untuk ambil bagian dalam Studi Ibu dan Anak Norwegia antara tahun 1999 hingga 2008. Asupan kafein perempuan dilaporkan sekali selama kehamilan tepat pada 22 minggu, lalu pola pertumbuhan anak-anak dilacak sepanjang 6 minggu hingga 8 tahun.

Asupan kafein ditandai sebagai rendah (0-49 miligram per hari), sedang (50-199 mg per hari), tinggi (200-299 mg per hari), hingga sangat tinggi (di atas 300 mg per hari). Selain kopi, sumber potensial kafein juga mencakup teh hitam, minuman ringan atau energi berkafein, coklat, susu cokelat, hingga jenis manisan tertentu.

Berdasarkan referensi yang diberikan Mayo Clinic, secangkir kopi biasanya mengandung 100 hingga 150 miligram kafein. Satu gelas teh hitam atau cola berada di antara 25 dan 50 miligram kafein. Penelitian dilakukan hingga berhasil menemukan kesimpulan di atas. ( Obat Hidrosalping Tuba )

Kafein pada ibu hamil terbukti picu obesitas anak

Dilansir dari CNN, para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi kafein sangat tinggi selama kehamilan – di atas 300 mg per hari – memiliki 66 persen risiko tinggi memiliki anak dengan pertumbuhan berlebih selama tahun-tahun pertama kehidupan. Kondisi tersebut jika dibandingkan dengan wanita yang memiliki asupan kafein rendah.

Pertumbuhan berlebih di sini didefinisikan sebagai, anak memiliki skor berat badan untuk usia yang lebih besar, dibanding anak lain dengan usia sebaya.

Wanita yang memiliki tingkat asupan kafein rata-rata atau tinggi, juga memiliki 10 persen dan 30 persen peningkatan risiko. Masing-masing memiliki anak-anak dengan pertumbuhan berlebih selama masa bayi, dibandingkan dengan mereka dengan asupan kafein yang rendah. Hal ini turut disampaikan lewat jurnal BMJ Open.

Selain pertumbuhan yang berlebihan selama masa bayi, studi tersebut juga mengamati apakah anak-anak yang terpapar kafein tingkat tinggi selama kehamilan, lebih mungkin mengalami kelebihan berat badan selama masa kanak-kanak.

Penelitian ini kembali menemukan bahwa paparan kadar kafein dalam taraf rata-rata, tinggi dan sangat tinggi dikaitkan dengan risiko mengalami kelebihan berat badan pada usia 3 sampai 5 tahun secara signifikan.

Berdasarkan pemaparan jurnal tersebut, ibu hamil yang minum kopi dapat memicu anaknya rentan obesitas. Hal ini karena kafein memengaruhi perkembangan sumbu hipotalamus-hipofisis di otak, yang mengatur banyak hormon pertumbuhan dan perkembangan masa kanak-kanak jadi lebih tinggi.

Hal itu mengakibatkan pertumbuhan yang menurun di rahim, namun terjadi peningkatan setelah lahir.

Baca Juga : Tinggal Di Lingkungan Hijau Bikin Wanita Pangjang Umur

| Minum Kopi Berlebihan Saat Hamil Tingkatkan Risiko Anak Kena Obesitas |